IM

Gambar
Ku ceritakan lelaki yang ku kenal 3 tahun terakhir.. Im, panggilanku untuknya. Sosok lelaki hebat, kepribadian tegas namun layu terhadap perempuan.. Berjuang melewati waktu 3 tahun perkenalan bukanlah hal yang mudah, seringkali rasa ragu, cemburu, dan amarah bergemuruh. Bila rasa ragu menghampiri, kita saling menguatkan.Cemburu berkecamuk kita saling percaya. Dan Paling sering amarah dan kecewa bercampur aduk, membuatku ingin mengakhiri semuanya dengan segera. Sekali lagi im yang selalu mengalah, membujuk, dan membuatku tetap tinggal.. Pertama kalinya membuatku merasa berharga sebagai perempuan, masalah apapun yang dihadapi ketika rasanya ingin memutuskan, im tetap membujuk bahkan tersungkur membuatku tetap tinggal.. Melelehnyaaa uhhuk... Perempuan manapun diperlakukan lelaki ini sepertinya mungkin akan mencair, kayak es batu wkwk.. Hal palingku takjub ketika dirinya menceritakan tak pernah merasa menyukai perempuan dengan sungguh, katanya. Menceritakan masa lalu...

Riana dan balon



Dia datang membawa hadiah berupa balon.
Riana tidak bisa menerima.
Riana bilang sudah cukup,karena ia punya banyak balon.
Ada yg lepas, hilang, dan meletus dalam genggaman.

Dia tetap ingin memberi.
Walau dengan cara menunggu, katanya sampai riana bosan.

Meski begitu balon tidak selalu dengan bentuk yang sama.
Ada yang mengecil,meletus, bahkan terbang dan menghilang.

Kata dia, meski tanpa balon dia tetap akan menunggu.

Kata riana baiklah, selamat menunggu.
"Bahkan sampai aku tak bisa membedakan mana balon dan bayangmu".

Komentar